Pengupahan di Perusahaanku

Saya bekerja di suatu perusahaan yang memproduksi alat-alat pertambangan di daerah Bekasi sejak 09 September 2009. Saya masuk bekerja setelah dapat informasi dari saudara Widodo, teman saya yang satu perusahaan dulu yang lebih dulu masuk kerja. Karena proses kerja yang sama dengan perusahaan yang dulu saya diterima kerja dengan mudahnya tanpa ada seleksi kerja ataupun tes formatif seperti masuk kerja di perusahaan lainya.

Meskipun hasil pruduksi kami notabene alat-alat berat yang banyak orang kira dan tau upahnya  dan kesejahteraannya pasti bagus namun tidak sebagus anggapan orang. Kami karyawan yang bekerja di dalamnya sangatlah tidak seberuntung perusahaan competitor lainya yang memproduksi alat-alat pertambanagan.

Kesejahteraan dan upah kami sangat tergantung oleh kebijakan perusahaan yang berubah-ubah tiap tahunya sekehendak perusahaan. Dan tidak kalah serunya juga setiap akhir tahun dan pertengahan tahun yaitu hal yang di nanti karyawan yaitu bonus. Bonus pun tidak kalah dari upah tiap tahunya pasti berubah  lagi-lagi sekendak perusahaan juga. Meskipun penjualan produk banyak tapi setiap kali mendekati kenaikan upah dan pembagian bonus perusahaan selalu mengatakan rugi-dan rugi. Dan kami karyawan tidak bisa berbuat apa-apa.

Meskipun rumusan upah sudah tercantum di dalam peraturan perusahaan yang isinya adalah Upah baru =  upah lama + kemampuan perusahaan + penilaian + inflasi. Namun kenyataanya kenaikan tiap tahunya hanya lah selisih umk ditambah penilaian atasan. Penilaian ini lah yang banyak dipertanyakan pada teman-teman yang lain karena atasan penilaiannya tidak objektif atau sering dibilang pilih kasih. Jadi siapa bisa dekat dan nurut pada atasan pastinya penilaian akan baik dan baik pula kenaikan upah dan levelnya. Punya skill bagus serba menguasai setiap pekerjaan tidak menjamin mendapat nilai bagus dari atasan. Sebaliknya biarpun kerja lelet, sering telat namun penilaian bisa bagus karena dekat dan bisa mengambil hati atasan. Begitulah sedikit pengalaman yang ada di perusahaanku tentang pengupahan.  
Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar