Trik Menghadapai Tes Psikotes Masuk Kerja

Namaku Damiri asal dari Kebumen Jawa Tengah. Ini adalah pengalaman ku sewaktu menghadapi tes psikotes masuk kerja di perusahaan perusahaan yang  aku coba keberuntungku walaupun tidak semua yang aku ikuti tes nya aku lolos dan bekerja di perusahaan tersebut. Tapi setidaknya bisa menjadi referensi buat kawan-kawan yang baru lulus maupun mau menghadapi tes kerja.

Foto ilustrasi. Sumber: Alberto
Di awali dari lulus sekolah tahun 2005 saya mencoba mengadu nasib ke Bekasi hanya berbekal ijazah SMK aku niatkan merantau. Berhubung tidak ada keluarga yang merantau di Bekasi aku menumpang di rumah calon kakak ipar. Setibanya di Bekasi saya mengurus KTP setempat karena banyak perusahaan yang mengutamakan calon karyawan dari daerah sekitar perusahaan. Selang seminggu KTP pun jadi waktu itu seinggetku bikin KTP-nya numpang KK (kartu keluarga) orang lain dengan membayar 150 ribu rupiah sudah termasuk surat kelakuan baik (SKCK) dari kepolisian. Saking semangatnya esok harinya aku mendatangi perusahaan yang memproduksi minyak wangi, bedak bayi, hand body dan lain lainya di daerah Pondok Ungu Bekasi Kota. Berdasarkan info dari saudara calon kakak ipar waktu itu, aku memasukan lamaran dan benar saja salah satu syaratnya adalah KTP harus KTP Bekasi. Singkat cerita setelah dinyatakan lengkap berkas lamaran saya hari itu juga saya mengikuti tes, dari beberapa tahapan tes salah satunya adalah tes psikotes dalam bentuk tertulis.

Di dalam tes psikotes banyak hal yang harus kita cermati dari soal-soalnya supaya bisa mengerjakan dengan mudah dan lolos seleksi dan di terima kerja tentunya. Berikut sedikit pengalamanku menghadapi tes psikotes di antaranya :

  • Bilamana tes psikotesnya MATEMATIKA kita harus cermat dari soal-soalnya, misalnya dengan soal yang banyak dan waktu yang singkat dan soalnya pilihan ganda berarti si pemberi pertanyaan dalam hal ini yang di harapkan bukan benar atas jawabannya tapi seberapa banyak kita bisa menjawab artinya bila ada soal misal 100 soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan 15 menit berarti kita kerjakan dengan mengerjakan  semua soal dengan asal yang penting semua soal terjawab. Karena pendapat saya yang di harapkan hanyalah kecepatan mengerjakan soal bukan benarnya jawaban.
  • Bila ada soal sebaliknya yaitu soal yang sedikit dan waktu yang cukup/banyak berarti soal harus di jawab dengan benar. Misal 10 soal uaraian dengan waktu 45 menit berarti soal harus di jawab dengan di minta jawabnya harus benar. Dalam mengerjakan soal ini juga ada triknya lhoo tidak sembarang mengerjakan,pengalaman saya dalam mengerjakan soal seperti ini adalah sebelum di jawab kita tulis ulang pertanyaan nya misal ada soal begini.Andi berlari selama 15 menit dengan jarak 600 meter.Pertanyaanya berapa jarak yang di tempuh andi bila andi berlari 32 menit 30 detik.jawabanya adalah  andi berlari 15 menit = 600 meter

           1 menit = 60 detik
           Andi berlari 32 menit 30 detik = ..............meter.
           15 x 60 =600 meter
           900 detik = 600 meter = 1,5 detik untuk jarak 1 meter
           32 x 60 +30 = 1950 detik

Jadi jarak yang di tempuh andi bila berlari 32 menit 30 detik adalah 1950/1,5 = 1300 meter.
Dari soal yang begini menurut pengalaman saya adalah kita di tekankan dalam menjawab pertanyaanya kita sertakan uarainnya dari soal sampe cara mengerjakanya dalam soal yang seperti ini jangan sekali kali hanya menulis jawabnya saja tapi uarainya juga penting karena soal ini di aplikasikan dalam pekerjaan yang mana bila kita di beri pekerjaan kita di tuntut mengerjakanya sesuai dengan aturan/sop pekerjaan yang berlaku dengan hasil yang benar juga. Dan bila jawaban kita salah juga setidaknya sudah berusaha mengerjakan dengan uraian/cara yang benar artinya bila kita di beri pekerjaan dan kita kerjakan sesuai dengan sop tapi hasilnya tidak sesuai yang diharapkan atasan/pemberi kerja pastinya atasan tidak akan langsung marah tetapi akan mengoreksi ulang pekerjaan kita.

Demikian sedikit pengalaman yang pernah aku jalani dan Alhamdulilah waktu tes tersebut aku lolos dari 10 orang hanya 5 yang lanjut tes berikutnya. Karena waktu sudah sore tes dilanjut hari berikutnya yaitu tes wawancara dan tes kesehatan. Untuk menghadapi tes wawancara dan kesehatan juga ada triknya lhoo tidak asal ikut tes wawancara ataupun kesehatan. Untuk pengalaman itu nanti aku lanjut di halaman berikutanya. Terima kasih.        
Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar